Sabtu, 22 Februari 2025

Tugas Baik Semesta

 Senin sepulang kerja, tiba-tiba pak bos menelepon, dengan nada buru-buru seperti biasanya saat ada tugas penting (aku memaknai penting) dan mendesak. terdengar dengan jelas suara dari sambungan tersebut, "Mbak besok ada kegiatan PIP di Batulicin bersama tim kanwil dan Pak Kanwil memerintahkan KPPN ikut juga, sampean yang berangkat ya?' dilanjutkan dengan arahan lebih detil lagi, besok harus berangkat jam berapa, dengan siapa, pake mobil yang mana, lewat jalan yang mana, mengingatkan mengisi e-money dan sekaligus memitigasi risikonya apabila terjadi kendala di penyeberangan. 

Sehabis maghrib mb bendahara mengantarkan lembar SPD dan perbekalan secukupnya untuk akomodasi kotabaru batulicin PP tanpa menginap. selanjutnya mulailah persiapkan diri untuk perjalanan yang esok pagi. 

Sesuai instruksi tepat 7 pagi wita memulai perjalanan tugas ke seberang bersama sopir kantor. Kegiatan dijadwalkan 10, sesuai perhitungan space waktu 3 jam cukup untuk mencapai lokasi masih berpikir lokasi yang dituju di Batulicin dan sekitarnya walau lihat map sesuai alamat berada amat jauh. Menuju penyebangan menempuh waktu 30 menitan, dan penyeberangan masih cukup sepi hanya ada beberapa mobil mengantri dan 2 sepeda motor, Fery telah siap berdandar untuk diisi mobil dan sapa saja yang memerlukan jasanya  untuk diantarkan  menuju pulau Kalimantan. Tepat jam 8 kurang 10 wita antrian mulai bergerak memasuki fery, semua kendaraan berjalan mundur , mengisi kiri terus kanan memastikan beban fery seimbang, setelah semua kendaraan berbaris rapi kurang lebih jam 8 lewat 10 fery mulai bergerak perlahan, kurang paham juga kecepatan berapa knot. usah risau dengan kecepatan Fery,  nikmati  saja perjalanan atau anggaplah petualangan.

Pagi itu udara cukup sejuk, angin semilir menyertai keberangkatan fery, sejauh  mata memandang nampak hijaunya bukit bamega yang sangat terkenal, sinar matahari memancar sinarnya dengan gembira otomatis menggembirakan juga hatiku.  Pikiran baik menjadikan yang didepan mata selalu nampak baik sebagaimana ungkapan "like attract like", sesungguhnya yang diluar hanyalah refleksi dari dalam. Begitu kata para guru spiritual.

Sejenak membuka aplikasi gugel map, guna memastikan alamat yang dituju, gugel menampakkan waktu tempuh yang masih cukup lama, dalam hati agak ada rasa gusar, karena undangan jam 10 pagi. sedangkan jarak yang perlu ditempuh masih 3,5 jam lagi dan jam menunjukkan pukul 9, ada rasa bersalah yang menyelinap, andai tahu perlu menempuh jarak sejauh itu tentu akan berusaha berangkat lebih pagi. apa boleh buat, sudah mengerjakan sesuai instruksi pimpinan dan ada uang negara yang perlu dipertanggungjawabkan. Sejenak mengontak kawan yang mengirimkan udangan, dan didapatkan informasi kalau profilling diperkirakan selesai jam 2 siang. Lumayanlah masih layak untuk meminta bukti kehadiran. jam 11.40 akhirnya sampai juga pada alamat yang dituju. Nimbrung pada kegiatan profilling dan  wawancara. Kurang lebih jam 13.40 atau 2 jam sejak kehadiran, kegiatan berakhir karena dirasa informasi yang diperlukan telah cukup memadai. ups..dalam hati "kudu menempuh 5 jam lagi untuk balik Kotabaru". Baiklah misi harus dituntaskan. Balik lagi ke ungkapan "pikiran baik akan bikin hati baik ending e nemu kebaikan...!!!"

Dalam perjalanan balik, karena telah tiba waktu sholat, mampirlah ke masjid di pinggir jalan, jarak tempuh yang lebih dari 80 km diperkenankan untuk jama qasr antara sholat duhur dan asyar, dengan pertimbangan jarak penyeberangan masih cukup jauh dan berharap sampai di kotabaru tidak terlalu malam sehingga masih cukup waktu untuk istirahat. Dari dalam masjid nampak seorang lelaki tua yang memarkirkan motornya, berpikir beliau akan melaksanakan sholat juga. Bergegas ingin segera melanjutkan perjalanan. Bapak sepuh tadi memanggil-manggil dik adik, setelah tolah toleh kanan kiri ternyata tidak ada orang lain. owh nggih pak, ada apa pak? jawabku dengan sedikit ragu, ini bapak jual kepiting, beli ya bu? ganti manggil ibu beliaunya, dalam hati berpikir "owh ini toh tugas ku hari ini. sebagai jalan rejeki bagi beliaunya". Baik pak, jawabku, tidak sampe 10 menit transaksi jual beli berlangsung. Untuk pertama kalinya merasa hati diketuk sama Allah, ini tugasmu jalankan dengan baik jangan bilang tidak. Maturnuwun Gusti Allah diberi ruang "sadar" bukan ruang "ego".

Perjalanan masih cukup panjang, mampirlah ke warung makan, karena panggilan alam telah berkumandang, perut keroncongan, waktu menjelang jam 4 sore, Kalijo dipinggir jalan menjadi pilihan. Tak perlu berlama-lama di Kalijo sama-sama kelaparan. selsai malan bayar.... Perjalanan dilanjutkan menuju penyeberangan tanjung serdang, sesampai dipenyeberangan, tak perlu menunggu lama, mobil langsung masuk Fery dan fery langsung penuh sehingga segera bergerak mengantarkan kami para penumpang menuju seberang.   45 menit berlalu fery pun sandar, selanjutnya perjalanan menempuh jalan berkelok-kelok cukup indah untuk dinikmati, diluar cuaca mendung dan hujan  gerimis membuat hawa makin adem, sejenak sayup-sayup suara mesin mobil masih terdengar dan lama-lama suara mesin makin melemah sampai akhirnya tak terdengar lagi, rupanya sempat tertidur... hehehe...

Menjelang malam.... memasuki Kotabaru disambut lampu warna-warni di setiap jembatan, jalanan basah, nampak  genangan air disana-sini menandakan hujan deras baru saja usai. Mobil melaju pelan sebagai antisipasi agar tidak menyebabkan cipratan air dari ban mobil yang sangat mungkin membuat pengendara sepeda motor terpercik air hujan. And the end of the jouney 19.07 klekk..pintu rumah dinas terbuka. 

Alhamdulillah tugas bisa diselesaikan.



  




Tidak ada komentar:

Posting Komentar