Minggu, 18 Agustus 2024

"MANUSIA DICIPTAKAN DALAM KEADAAN SIBUK"

QS Al Balad ayat 4
 Niscaya sungguh aku (Allah) ciptakan manusia dalam keadaan repot (sibuk)

anak-anak sibuk..... orangtuapun sibuk
masih kecil sibuk ....setelah besarpun sibuk
remaja sibuk .....dewasapun lebih sibuk
yang bekerja sibuk .....pengangguran juga sibuk
yang hidup di desa sibuk .....yang di kota lebih sibuk lagi
bahkan yang konon katanya gadget (alat bantu) diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia faktanya justru membuat manusia makin sibuk
duluuu...katanya aplikasi diciptakan untuk memudahkan pekerjaan ....otomatisasi artinya semua serba otomastis tinggak klik..tapi apa yang terjadi  kita makin sibuk atau setidaknya berpura-pura sibuk😇

Ingat kawan tugas utama kita tetaplah bersujud 

Dalam kesibukan kita ..kita akan merugi luar biasa..Jika......

INGAT

Allah telah bersumpah 

Demi waktu asyar
Sesungguhnya manusia semua dalam keadaan merugi
Kecuali
Orang-orang yang mau beriman dan saling menasehati (berwasiat) dalam kebenaran dan kesabaran.

QS Al. Asyr ayat 1-3

semoga kita semua menjadi manusia sibuk yang tidak merugi💖aamiin

Kamis, 15 Agustus 2024

KEPOMPONG MENJADI KUPU-KUPU

    Dikisahkan ada seorang wanita yang anggun hidup di sebuah rumah yang cukup luas, dengan taman indah penuh dengan bunga beraneka warna, tak lupa disekeliling tamannya ditanami tanaman perdu yang menambah suasana rumah itu makin asri. Setiap hari dengan penuh kasih sayang bagaikan dia merawat bayi yang baru lahir. Nyonya merawat bunga-bunga aneka rupa, mawar melati, anggrek, anyelir, harum semerbak aneka aroma...

    Suatu sore saat dia duduk-duduk di tengah taman sambil  menikmatai hangatnya senja...ditemani secangkir teh tawar..dan dua potong pisang goreng yang masih mengepul..dia membayangkan alangkah indahnya..andai taman ini dipenuhi kupu-kupu aneka warna yang terbang kesana kemari hinggap mengelilingi bunga-bunga yang sedang mekar.....
Setiap sore dia bayangkan itu..dia inginkan itu...dia banyangkan itu setiap hari...detik berganti detik, menit beranjak jam...hari terus begulir..

Dia mendapati kenyataan yang berbeda..bunga-bunganya tidak lagi indah..daun-daunnya tidak lagi rindang..bahkan terkesan daun mengering meranggas..tersisa tulang-tulang dedaunan...ulat bertebaran bagai monster yang kelaparan menghabiskan dedaunan tanpa sisa..

    Ada sedikit rasa kecewa tak lagi nampak merah kuning ungu biru .....tak lagi tercium aroma wangi bunga, udara panas terik musim kemarau cukup menyengat...sungguh bukan suasana yang diharapkan.

    Bergelantungan diranting dan dahan layaknya pesenam indah yang akan berlaga di arena, banyak sekali, monster yang laparpun tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Melhat kondisi itu nyonya besar enggan bertandang ke taman, dibiarkannya apa adanya.

    Sepekan berlalu, terhampar pemandangan yang menakjubkan, kupu aneka  warna memenuhi pejajahan taman nyonya besar hijau kuning hitam besar kecil beterbangan,, hinggap di pucuk bunga-bunga yang mekar, sayap mengepak tanpa henti seakan sedang menikmati kebebasan....
Senyum mengembang dibibir nyonya besar, kalimat pujian tiada henti sebagai wujud syukur akan pemandangan indah yang terhampar di depan mata..perlu sedikit kesabaran untuk menikmati keindahan
harmoni kehidupan .

Pengorbanan dan menunda kesenangan adalah keniscayaan untuk memperoleh hasil maksimal.


S E G A LA   P U J I   H A N Y A   B A G I N Y A

M A K A   N I K M A T   M A N A   L A G I  Y A N G  K A U  D U S T A K A N