Kamis, 06 Februari 2025

Awang-Awang

Perjalanan  menuju rumah kali  terasa begitu special setelah  hampir 3 bulan stay cool di Kotabaru, rasa campur aduk gado-gado nano-nano pada hari itu. Setaelah koper tertata rapi yang isinya  oleh-oleh kesukaan sekaligus sebagai alasan untuk membuka koper. Travel langganan telah dipesan dan menjelang jam 8 malam travel datang menjemput. Doa telah dilantunkan dengan harapan perjalan lancar menuju bandara Syamsudin Noor. Hujan di sepanjang perjalanan, mobil melaju dengan melewati jalanan basah, dilanjutkan dengan menyeberang selat laut menuju pulau besar dan selanjutanya melewati jalan baru naik turun meliuk-liuk bak penari ular mobil terus melaju menembus jalan pegunungan membuat suhu di dalam mobil semakin dingin. 

Sabtu dini hari tepatnya jam 1.42  Travel merapat  di Bandara Syamsudin Noor, suasana bandara tidak sepi juga tidak terlalu ramai, ada puluhan orang yang sedang menunggu penerbangan pertama di pagi itu. Mengamati sekeliling sambil mencari tempat yang cukup nyaman di lorong bandara yang masih gelap untuk sekedar duduk bersantai sambil menikmati badan yang lumayan capek sekaligus menahan kantuk yang cukup mendera. 

Area bandara  dibuka tepat jam 04.00 wita sehingga para penumpang menunggu dipelataran sambil duduk dan ngobrol sesama calon penumpang sekedar mengusir kebosanan, menjelang jam 4 penumpang makin ramai dan didominasi para calon jemaah umroh. Setelah menunggu  lebih 2 jam akhirnya pintu bandara dibuka, penumpang langsung menghamabur masuk bandara, sebagian mampir mendekati mesin pencetak boarding pass, sebagian menuju counter check in untuk memasukkan bagasi, sedangkan sebagian besar penumpang langsung menuju antrian pemeriksaan barang selanjutnya menuju ruang tunggu sesuai dengan gate masing-masing jadwal penerbangan. 

Menunggu penerbangan jam 6 sedangkan waktu sholat shubuh jam 5.04 sehingga masih cukup waktu sekedar selonjoran di musholla dan ternyata sempat terlelap sejenak..nikmat sekali..., sampai terdengar suara adzan berkumandang. Subuh ditunaikan dan segera menuju gate sesuai jadwal penerbangan.

5.30 terdengar panggilan dari pengeras suara dengan 3 bahasa Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Banjar,  para penumpang Lion air penerbangan JT 311 menuju Surabaya dipersilakan naik ke pesawat melalui pintu 7. 

Memasuki pesawat disapa para pramugari ramah nan cantik wangi hehehe. Setelah semua prosedur penerbangan dipatuhi maka tepat jam 6 wita pesawatpun tinggal landas menuju Surabaya. 

Berada tepat disebelah jendela pesawat memberi kesempatan mata melihat hamparan langit luas tanpa batas. Setiap kali berada diawang-awang selalu meberikan pengalaman yang berbeda. terselip rasa deg-degan berada di ketinggian akan tetapi juga muncul rasa kagum akan alam semesta yang begitu luas tak berbatas, Langit cukup cerah awan berarak membentang menyajikan ornament putih abu-abu yang menyejukkan, matahari terbit pelan menampakkan diantara sela-sela awan dia begitu indah memancarkan semburat warna jingga membentang dari ufuk ke ufuk yang lain, seketika kegelapan sirna digantikan cahaya matahari yang menerangi semesta. 

Menakjubkan 

Maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang sanggup kau dustakan

Maha Besar Allah dengan segala ciptaan-NYa



Kenangan perjalanan 25 Jan 25 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar