Pada suatu siang di kantor , tepat waktu sholat dhuhur tiba, bermakusud menyegerakan sholat, masuklah ke toilet depan untuk mengambil air wudhu sebagai bagian dari rangkaian syariat sholat..hehehe semua orang juga tahu ya kalau sebelum sholat wudhu dulu. Sebagai perempuan berkerudung tentu sebelum wudhu, kerudung dilepas guna mengoptimalkan rukun wudhu. Dalam toilet khusus perempuan dilengkapi dengan fasilitas cermin yang dicantolkan pada tembok dekat pintu masuk, terdapat washtafel juga dengan dengan kondisi yang cukup bersih, tissue gulung dan sabun cuci tangan tersedia sebagai pelengkap toliet dengan konsep kering. Hanya belum tersedia disifectan yang konon kabarnya bisa berfungsi sebagai penghalau kuman dan bakteri pada kloset duduk..terimalah syukuri yang ada..
Selesai wudhu...tertegun lihat diri sediri dalam cermin pantulan diri....wow..ternyata sudah mulai banyak sign tanda ayat dari Sang Maha Pencipta... Ayat-ayat tadi kalau ditelaah lebih dalam ingin menyampaikan pesan..wahai hambaKu lihatlah. dirimu yang tak lagi muda...
Check it out...
Cobalah untuk tersenyum dan cek disudut mata..disana ada pesanKu lhoo.... oww bener juga.. terdapat wrinkle, bukan wrinkle wrinkle little star lho ya.. nampak garis-garis halus di kelpoak mata....
Lihat lagi sedikit ke atas.. coba ada apa? dulu hitam legam tebal berkilat-kilat layaknya batu bara.. sekarang apa yang terlihat? mulai nampak semburat abu-abu nan berkilau... hmmm...
Lihat lagi dengan cermat kulit pada kelopak mata bawah...telah ada sedikit gembungan yang ga kempes-kempes..
Meluncur lagi sedikit kebawah mulai tuh ada bercak kulit yang lebih gelap dibanding sekitarnya melasma flek-flek halus mulai menyapa...
Garis senyummu juga nampak semakin jelas terlihat... bahkan tanpa melihat dengan seksama.
Ketika melihat dalam jarak baca-pun dirimu mulai butuh sambungan (alat bantu/ kaca mata) bahkan dalam kondisi tertentu terkadang memerlukan surya kantha untuk bisa melihat dengan jelas.
Nahhhh....
Pada akhirnya rambut tebal hitam legam bak batubara telah berlalu berganti dengan semburat abu-abu, kulit lembut (walau hanya perasaan saja) sudah lewat juga berganti keriput keriput halus. Mata yang tajam yang mampu untuk memasukkan benang ke lubang jarum kini selalu meleset dengan sudut yang makin melenceng.
Nyatanya waktu terus berjalan tanpa ampun, terus merayap tanpa mau menunggu kamu.
Ah.. tersenyumlah usah risau semua berjalan secara alamiah, cantikmu tak berkurang sedikitpun (besarkan hati diri sendiri)
ada sisi cantik disetiap tahapan usia... berapapun itu. Cantik saat bayi akan berbeda dengan cantik saat anak-anak pun juga berbeda cantiknya saat menuju remaja, kamatangan saat dewasa juga memancarkan kecantikan yang luar biasa, pun disaat menuju tua tetap cantik dengan aura menenangkan. Sekali lagi usah risau. Risau tak mampu membuat waktu berputar ke belakang.
Menerima realita se-apa adanya jauh lebih menenangkan dan membahagiakan.
Soo tetaplah merasa cantik walau sudah emak-emak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar