Terimakasih atas hari yang penuh cinta
Tubuh sehat yang penuh tenaga
Kata-kata yang terdengar penuh makna
Berkah darimu alam semesta
Kata-kata yang terdengar penuh makna
Berkah darimu alam semesta
maturnuwun..!!!!
Senja bergeser menyambut malam
Suara burung berganti dengung sayap nyamuk
tubuh mulai merunduk
tiba waktunya untuk meringkuk
Kalau hanya dipikir maka hidup akan getir
Andai cuma dipandang maka bisa meradang
kalau bersyukur maka akan akur
Setuju to..!!
Kotabaru 26th, July 2025 21.26 WITA
Hukum paradoks tak terelakkan
Menikmati terik sinar matahari menyehatkan dan membahagiakan
walau membuat kulit menjadi legam
dan aku memilih sehat dan bahagia
karena dua banding 1 kumaknai sebagai menang
Menikmati terik sinar matahari menyehatkan dan membahagiakan
walau membuat kulit menjadi legam
dan aku memilih sehat dan bahagia
karena dua banding 1 kumaknai sebagai menang
Siang hari menghadiri undangan
undangan ulang tahun dan khitanan
Masih gagap budaya di Kalimantan
Menghadiri undangan orang yang tidak dikenal
Kenapa jadi pantun ya..ya sudahlah..
Kembang telang indah nan ungu
Dia mekar sebentar lalu layu
Begitu juga hidupku..
hari ini indah, mungkin besok akan sendu
itu pasti.... karena hidup tentang menerima dua rasa
Hujan deras ditengah terik matahari
tetesan air menyilaukan terpendar cahaya surya
aroma tanah basah menyapa ramah masuk ke hidung
akan tetapi basahnya hanya sesaat, hilang lenyap dipeluk bumi
itu kejadian siang tadi....hehehe..
temaram surya menuju peraduan
meninggalkan semburat warna jingga
sayup-sayup terdengar panggilanNYa
tiba saatnya kita men-jeda
maghriban lurr....
Hitam pekat tapi bukan kopi
menutupi diri tanpa hilang jati diri
tempat nyaman untuk bersembunyi
dari rasa yang terpatri...
apa maksude...
maksude wis bengi wayahe turu
22.00 Kotabaru July 27th 2025
Gemericik air kran dipagi hari
dingin menyegarkan muka.
kala basuhan pertama terbukanya mata
menyambut hari yang sarat makna
deru asap motor mengepul di udara
melaju santai di jalan raya
tersenyum diri melihatnya dan berdoa
semoga Tuhan ijinkan berkahNya menyapa
kembali membuka tulisan lama
terkenang lagi akan cerita
cerita usang menjadi canda
mebiarkan diri tetap gembira
nyambung ga sih...wis sakarepku
Kau datang menari dimata
dengan senyum khasmu penuh pesona
rasa diri hampir tergoda
padahal tak lagi kau bertahta
#kelinganm
Sore menjelang pulang
rasa lapang datang mengulang
ada rindu yang menyeberang
pada tuan yang memanggil sayang
#sapa
ufuk barat merona jingga
burung seriti terbang mengembara
bagaimana ku mengolah rasa
yang sedang teraduk setengah luka
tuntas nugas hari ini
mengabdi pada negeri sampai diujung bumi
pada akhirnya akan mengisi hati
saat semua telah purna bakti
Pagi datang mengulang
Ada cerita yang sedang menantang
Jalan berliku serta berlubang
Penempa diri agar tak mudah tumbang
#dakfisiktaha2 kotabaru 21 oktober 2025
Sore menjelang malam
Kututup hari dengan senyuman
Tulus murni bagai pualam
Guna meredam kegalauan
Sebelum mata terpejam
hujamkan rasa syukur terdalam
sejenak tengok ke belakang
ternyata
semua yang datang membawa pesan Tuhan
#ngantuk kotabaru 21 oktober 25
Sepi digelap malam
Menekuri diri yang kadang tenggelam
Dalam diam penuh perasaan
Tersadar semua harus dikembalikan
terik matahari menyilaukan nurani
panasnya terasa sampe ke relung hati
bukan karena tak lagi di hati
karena memang harus berhenti
Malam melarut
Dalam dekap pekat sang gulita
Diam seribu bahasa
Dalam dekap pekat sang gulita
Diam seribu bahasa
Namun rasa tetap berbicara
Ketika lututmu mulai bersuara
dia berkata
dirimu menuju renta
hiduplah dengan bahagia
terima semua jalan cerita
tak guna meronta
Kusambut pagi dengan riang
Walau langit penuh mendung melayang
Bersiap upacara sayang
Selamat Hari OEANG!!!
pagi hari di kotabaru 30 Oktober 2025
Yin Yang selalu bertautan
merangkai cerita tentang kehidupan
mengalir mengalun ritme dan ketukan
sampai akhirnya tuntas pembelajaran
merangkai cerita tentang kehidupan
mengalir mengalun ritme dan ketukan
sampai akhirnya tuntas pembelajaran
Hujan mengguyur menjelang petang
Percikannya dingin menyejukkan
Gemuruh lembut yang menenangkan
Jiwa -jiwa yang sedang melayang.
Gemuruh lembut yang menenangkan
Jiwa -jiwa yang sedang melayang.
Senyum manis menyambut pagi
sinar matahari hangat menyapa bumi
apa kabarmu wahai diri sejati
sudahkah kamu memberi arti
Tabur tuai hukum semesta
kau tanam baik maka menuai baik
sebarkan saja terus ke semesta
tanpa pernah mengaharap dia kembali
sungguh ketulusan selalu
berbalas ketulusan,
walau mungkin balasan itu tidaklah instan
ijinkan berpikir menjeda menjarak dan mengendapkan,
hingga tulusmu menyentuh perasaan
Engkau memberi begitu banyak
bagaimana mungkin aku masih meminta
maka
ijinkanlah aku belajar memberi
hingga lupa cara meminta
bagaimana mungkin aku masih meminta
maka
ijinkanlah aku belajar memberi
hingga lupa cara meminta
Renungan Kotabaru 17 Desember 2025
Malam melarut dalam diam
Menutup terang berganti kelam
Sayup terdengar buaian alam
Tiba saatnya ku ucapkan selamat malam 🌃
Kotabaru, 21 Desember 2025 22.03 Wita
naik turun emosi tak terprediksi
dipantik situasi dan kondisi
tapi mari kita cermati
bukankah diri ini sebagai pengendali
sinau lagi Kotabaru 23 Desember 2025
Waktu bergulir bagai roda
Mengantar diri menuju senja
Mari
Sejenak men-jarak dan menjeda
Berharap nafsu dan amarah terus mereda
Waktu bergerak bagai roda
semua sebagai pergantian waktu semata
mari
menjarak dan menjeda
berharap diri mendewasa tak sekedar menua
Kotabaru 31 Desember 2025
Hujan deras di gelapnya subuh
Rintiknya terdengar begitu riuh
Di dermaga nelayan membuang sauh
Tiba saatnya kapal berlabuh
Kotabaru Dini hari 3 Januari 2026
luka perih buatan sendiri
merajut asa berlebih tak tahu diri
atas anugrah sang Ilahi
karena tak pandai menyukuri
luka dalam kian menenggelam
pada lubuk yang menghujam
tak pantas diri terus menggenggam
pada apa yang harus dilepaskan
#lettinggo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar